Profil dalam aquarium kaca


Pola yang terbentuk hampir meng-analogikan sebuah halaman social media sebagai kabinet pribadi yang didalamnya terdapat foto menu makan siang, list belanjaan, selusin celana dalam hingga rekayasa ruang pamer.

Seolah olah mendapati diri kita ada di aquarium kaca yang bisa dinikmati dan dikomentari tanpa batasan tekhnis dari berbagai sisi.

Publik dididik sebagai kritikus amatir yang bebas mengomentari tanpa adanya “term of agreement” tentang pertangggung jawaban moril,   makanya jangan kaget kalau pekerjaan komentator(bukan pembicara) sedang laris manis.

Sayangnya prosentase terbesar dari postingan orang orang disekitar kita berisi umpatan umpatan  pesimistis, ekspresi spontanitas sesaat, marking lokasi hedon paling terkini dan harapan harapan palsu yang tanpa perencanaan dan aksi nyata.

Jarang sekali postingan yang berisi “optimisme” pemuda dan ide ide gila.

“Yang galak bisa jadi jinak, yang norak makin marak”.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s