Perbedaan


inilah polemik…….
inilah kontroversi….
dan inlah yang sering menjadi pincut konflik.
perbedaan bukanlah opini…
perbedaan bukan juga sugesti
tapi sering sekali terdengar berseru parau dalam batin dan selalu mendorong kita ketepian ketika kita diantara mereka.

kadang perlahan jadi indah dan merekah sebagai salah satu warna dunia, tak ayal pula kadang berguguran seiring dengan tetesan darah……
inilah perbedaan dari sudut filosofinya/

lalu……apakah sebenarnya perbedaan itu??
adakah sedikit saja pengertian harfiah yang bisa menjelaskan/

……………
lembar kalender kian melaju dalam satuan hari….hari kebulan…bulan menjadi tahun, dan tetap saja perbedaan itu masih menjadi sebuah polemik, yang dari dalam diriku sendiri pun susah untuk membuat suatu penafsirannya.
sebab….masing masing dari taiap pasang bibir dan gigi manusia yang beradu selalu saja melontarkan perbedaan itu sendiri.

PERBEDAAN DAN BERBEDA……
apa artinya?? dan apa bedanya??

*
kadang pertanyaan itu sungguh menggelitik empatik, kadang juga membakar amarah……kenapa tidak bisa dipersatukan,kenapa harus ada, dan kenapa selalu saja diributkan……
semuanya sungguh menambah berat isi kepala ini!!

*
Setelah melewati obrolan panjang dengan salah seorang teman berjanggut tebal disebuah Warung Kopi…..hampir semalaman kita bahas dan kita bedah masing-masing klise yang mengganjal di tulang tenguk, cangkir demi cangkir kopi juga diseduh oleh sang pembuat guna menjadi nada minor obrolan kita, puntung demi puntung rokok kretek Dji Sam Soe…telah disulut lalu habis, sambil ditemani oleh suasana gerimis yang bikin meringis bulu kuduk tubuh…..,
aku mulai bisa buat kesimpulannya……..

Ingin tertawa rasanya ketika menyadarinya….
ternyata, yang selama ini kita anggap beda dan kita beda-bedakan itu ternyata adalah sesuatu yang nihil…..

*
Bawasannya, perbedaan itu sesungguhnya tidak ada….sungguh sama sekali tidak ada…
bukanlah suatu polemik, juga bukan satu opini…
bukan pula warna-warni dunia….sebab, yang membuat segalanya berbeda dan dibeda-bedakan adalah pola pikir kita sendiri, pola pikir manusia.
*
coba pikirkan…….
bagaimana sejarahnya bisa ada suku bangsa, bisa ada ras, bisa ada agama, bisa ada negara, dan bisa ada bermacam-macam bahasa……..semuanya sebenarnya cuma karakteristik semu belaka dan, yang membuatnya berbeda adalah pola pikir manusia itu sendiri, alias kita.
Kita yang kadang bersifat sedikit narsisme selalu membanggakan diri….kita yang punya akal dan nalar terbiasa berpikir dan kita yang kadang menuhankan Ilmu pengetahuan dalam hayatnya…..selalu menggolong-golongkan sesuatu agar tampak berbeda…….dan punya kesan tersendiri

tanpa disadari, inilah awalnya terpincutnya suatu pola-pikir yang absurb akan suatu PERBEDAAN.

Sekian…….,
and_

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s